ORANG KAYA DI BALIK 9 NAGA, SIAPA SAJA ?

Benarkah mereka yang termasuk ke dalam 9 Naga adalah 9 orang terkaya yang ada di Indonesia. Dan orang-orang tersebut merupakan konglomerat di Indonesia ? Majalah Forbes yang belum lama ini merilis daftar dari miliarder dunia. Secara global, yati terdapat 2.095 miliarder di seluruh dunia di dalam daftar tersebut. Dan dari keseluruhan jumlah tersebut, terdapat juga 15 miliarder yang berasal dari Indonesia, siapa sajakah mereka ? Di dalam orang terkaya di dunia tersebut, Hartono Bersaudara yang masih menempati posisi teratas dari orang terkaya yang berasal dari Indonesia.

ORANG KAYA DI BALIK 9 NAGA, SIAPA SAJA ?

Budi Hartono yang menempati posisi ke-80 di dalam daftar tersebut, diikuti dengan Michael Hartono yang menempati posisi ke-86. Forbes yang dimana mencatatkan, nilai kekayaan yang dimiliki oleh Budi dan Michael Hartono yang masing-masing sebesar 13,6 miliar dollar AS atau yang setara dengan Rp 217,6 triliun dalam (kurs Rp 16.000) dan 13 miliar dollar AS atau yang setara dengan Rp 208 triliun. Meskipun 9 naga yang belum tentu merupakan orang terkaya di Indonesia, namun beberapa nama yang akan di sebutkan di bawah ini adalah orang-orang yang paling berpangruh di Indonesia.

Sofjan Wanandi

Sofjan Wanandi yang dikenal dekat dengan nama Jusuf Kalla. Tidak heran karena keduanya yang memang sudah kenal baik sejak lama. Bahkan, seorang petinggi yang berasal dari PDIP mengaku Sofjan yang juga sudah sejak lama melobi Megawati untuk memasangkan Kalla dengan presiden Jokowi. Sejak tahun 2013, Sofjan yang juga di berbagai kesempatan menyatakan jika akan mengeluarkan Rp 2 triliun bila sekondanya, yaitu Jusuf Kalla, dipasangkan dengan nama Jokowi. Sofjan sendiri yang saat ini tercatat memiliki kekayaan yaitu lebih dari Rp 3 triliun. Sofjan yang kini memimpin Asosiasi Pengusaha Indonesia atau yang dikenal dengan nama (APINDO).

Tahir

Tahir tak lain adalah ipar dari James Riady. Rosy Riady, yang merupakan istri dari Tahir adalah salah satu putri dari Mochtar Riady. Majalah Forbes yang juga menyebut jika kekayaan Tahir yaitu per Maret 2013 adalah sekitar US$ 2 miliar. Dia yang juga berada di peringkat ketujuh dari deretan orang terkaya yang ada di Indonesia. Tahir sukses dengan perusahaan Grup Mayapada. Tahun lalu, ia yang juga berhasil menymbangkan sejumlah bus untuk membantu Jokowi membangun citra Jakarta.

Rusdi Kirana

Rusdi Kirana bersama dengan kakaknya, yaitu Kusnan Kirana, tercatat sebagai orang terkaya ke-29 menurut versi majalah Forbes pada November 2013. Keduanya yang saat itu sukses mendirikan maskapai penerbangan yang bernama Lion Air. Dengan kekayaan yang saat itu mencapai US$ 1 miliar, Rusdi yang kemudian bergabung dengan tim pemenangan Jokowi-JK sebagai salah satu dari anggota Dewan Pengarah.

Jacob Soetoyo

Direktur dari PT Gesit Sarana Perkasa ini dirinya mempunyai jaringan yang kuat untuk lobi-lobi Internasional. Jacob, yang juga merupakan seorang Dewan Pengawas Center of Strategic dan juga International Studies (CSIS), dirinya yang menyediakan rumahnya di Permata Hijau untuk sebuah pertemuan Jokowi dengan perwakilan asing yang di lakukan di Jakarta, antara lain dengan Dubes Amerika Serikat (AS) yaitu Robert O’ Blake, Turki, Duta Besar Myanmar, Meksiko, Norwegia dan juga Vatikan. Sebelumnya, Jacob sendiri juga salah satu orang yang sudah memfasilitasi pertemuan antara Jokowi dengan mantan Perdana Menteri dari Malaysia yaitu Mahathir Mohamad di rumah Megawati yang berada di Jalan Teuku Umar, Jakarta.

James Riyadi

James Riyadi yang bernama asli yaitu Li Bái, dirinya juga pernah terlibat dalam sebuah kasus sponsorship pada saat pemilihan presiden Amerika Serikat yang saat memenangkan Bill Clinton. James Riyadi juga merupakan bos dan pemilik dari Grup Lippo yang menguasai berbagai macam sektor, mulai dari pasar perbankan, rumah sakit, properti dan juga masih banyak lagi. Ia yang juga menjadi pendukung Joko widodo sejak pemilihan gubernur Jakarta. Namun, ia yang ditengarai bersaing pada pengaruh Jokowi dengan Jacob Soetoyo yang beragama Katolik.

Anthony Salim

Anthony Salim atau yang di memiliki nama Liem Hong Sien, dirinya merupakan salah satu orang yang telah mencatatkan namanya masuk ke alam 10 tokoh bisnis yang paling berpengaruh yaitu di tahun 2005 olej Warta Ekonomi. Predikat tersebut yang diberikan karena dirinya yang juga telah berhasil membangun kembali Grup Salim yang pada saat itu mengalami sebuah kegagalan akibatkan terjadinya krisis ekonomi yaitu di tahun 1998.

Saat krisis di tahun 1988 Salim Group yang kemudian banyak mempunyai hutang hingga mencapai 55 triliun rupiah nilainya. Anthony Salim yang saat itu memegang kekuasaan pada Salim Group pada akhirnya harus melunasi hutang-hutangnya tersebut dengan cara menjual beberapa perusahaan yang telah dimilikinya yaitu beberapa di antaranya adalah PT Indocement Tunggal Perkasa, PT BCA, dan juga PT Indomobil Sukses Internasional. Meskipun hal tersebut dilakukan, Anthony Salim yang saat itu masih mempunyai beberapa perusahaan besar yang saat itu tidak ia jual. Perusahaan tersebut yang antara lain adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan juga PT Bogasari Flour Mills. Kedua perusahaan ini yang kemudian menjadi perusahaan penghasil mie instan dan juga tepung terigu terbesar yang ada di dunia.

Tommy Winata

Tommy Winata merupakan pemilik dari grup Artha Graha atau yang dikenal juga dengan nama Artha Graha Network. Usahanya terutama yang bergerak di dalam bidang perbankan, properti dan juga infrastruktur. Di samping itu, dirinya juga mempunyai usaha di dalam bidang komersial, TW juga dikenal sebagai pendiri dari Artha Graha Peduli, yang merupakan sebuah yayasan sosial, kemanusiaan dan juga yayasan peduli lingkungan yang sering turun membantu masyarakat yang berada di banyak daerah di Indonesia. Sesaat setelah Jokowi melantik beberapa menteri, Tommy Winata yang juga terlihat dekat dengan Menteri Susi Pudjiastuti.

Edward Soeryadjaya

Edward Soeryadjaya yang diketahui bernama asli Tjia Han Pun adalah salah satu dari pemilik Ortus Group, sebuah perusahaan yang bergerak di dalam bidang otomotif. Hubungannya yaitu antara Edward dengan Jokowi dikenal sangat dekat, apalagi Edward yang juga pernah mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar dari kocek pribadinya untuk proyek monorel. Ortus Group juga bahkan tengah dalam proses untuk mengakuisisi kepemilikan dari saham PT JM hingga 90% atau mayoritas sahamnya.

Robert Budi Hartono

Robert Budi Hartono yang bernama asli yaitu Oei Hwie Tjhong adalah pemilik dari perusahaan rokok Djarum yang sangat terkenal di Indonesia. Saat ini ada sebuah tren baru di dunia yaitu untuk menekan industri rokok. Baik iklan maupun juga sponsor rokok pada sejumlah kegiatan mulai dibatasi. Misalnya saja, Marlboro yang pasarnya di Amerika sana mulai mendapat tekanan sehingga kemudian mencari pasar baru. Salah satu dari lahan basah tersebut yaitu adalah Indonesia. Inilah sebabnya Robert Budi Hartono yang juga ikut mendukung Jokowi untuk mengamankan bisnis dan juga pasarnya yang ada di Indonesia.

Mungkin ada beberapa orang yang skeptis apa benar 9 naga yang notabenenya adalah orang non pribumi tersebut berpengaruh secara politisi bagi Indonesia?Namun meskipun hal tersebut belum tentu benar adanya. Beberapa nama dari orang-orang terkaya di Indonesia tersebut memang paling berpengaruh di Indonesia.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa